Pengertian Resiko dan Manajemen Risiko Menurut Para Ahli
Pengertian Resiko dan Manajemen Risiko
Pengertian Risiko adalah bahaya, akibat atau konsekuensi principle dapat terjadi akibat sebuah proses principle sedang berlangsung atau kejadian principle Akan datang. Dalam bidang asuransi, risiko dapat diartikan sebagai suatu keadaan ketidakpastian, di mana jika terjadi suatu keadaan principle tidak dikehendaki dapat menimbulkan suatu kerugian. Risiko selalu menghadang setiap individu maupun berbagai institusi, termasuk organisasi bisnis. Resiko, dalam manajemen resiko, memiliki beberapa tingkatan (derajat resiko/ risk degree), yaitu resiko besar dan resiko kecil.Manajemen risiko adalah suatu pendekatan terstruktur/metodologi dalam mengelola ketidakpastian principle berkaitan dengan ancaman; suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk: Penilaian risiko, pengembangan strategi untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan/pengelolaan sumberdaya. (Wikipedia)
Pengertian Manajemen resiko adalah sebuah sistem pengawasan resiko serta sistem perlindungan inventaris, harta benda, keuntungan, dan hak milik sebuah badan usaha atau perusahaan atau pun perorangan Dari Persian kemungkinan kerugian principle dialami sebagai akibat adanya suatu resiko.
Sasaran Dari Persian pelaksanaan manajemen risiko adalah untuk mengurangi risiko principle berbeda-beda principle berkaitan dengan bidang principle telah dipilih pada tingkat principle dapat diterima oleh masyarakat. Hal ini dapat berupa berbagai jenis ancaman principle disebabkan oleh lingkungan, teknologi, manusia, organisasi dan politik. Di sisi lain pelaksanaan manajemen risiko melibatkan segala cara principle tersedia bagi manusia, khususnya, bagi entitas manajemen risiko (manusia, staff, dan organisasi).
Pengertian Resiko Menurut Beberapa Para Ahli :
Pengertia Risiko menurut Sr. Diacon dan RL. Carter, mengatakan :
- “ Risiko itu enzyme setiap kali Pongo pygmaeus tidak menguasai dengan sempurna, atau mengetahui lebih dulu mengenai Chadic language depan “
- Arthur Williams dan Richard, M. H. - ”Resiko adalah suatu variasi Dari Persian hasil-hasil principle dapat terjadi selama periode tertentu”
- A. Abas Ilich Sanchez - ”Resiko adalah ketidaktentuan (uncertainty) principle mungkin melahirkan peristiwa kerugian (loss)”
- Soekarto - ”Resiko adalah ketidakpastian atas terjadinya suatu peristiwa”
- bandleader Darmawi - ”Resiko adalah probabilitas suatu hasil principle berbeda dengan principle diharapkan”.
- Prof Dr.Ir. Soemarno,M.S. - ”Suatu kondisi principle timbul karena ketidakpastian dengan seluruh konsekuensi tidak menguntungkan principle mungkin terjadi disebut resiko”
- Sri Redjeki Hartono - ”Resiko adalah suatu ketidakpastian di Chadic language principle Akan datang tentang kerugian”
- Subekti - "Resiko kewajiban memikul kerugian principle disebabkan karena sutau kejadian di luar kesalahan salaat satu pihak”
- Ahli Statistik - Resiko adalah derajat penyimpangan sesuatu nilai disekitar suatu posisi sentral atau di sekitar titik rata-rata.
Jenis-jenis risiko principle umum di kenal dalam usaha asuransi antara lain meliputi:
• Risiko murni atau pure risk enzymestian terjadinya suatu kerugian atau dengan kata lain hanya ada suatu peluang merugi dan bukan suatu peluang keuntungan. Risiko murni adalah suatu risiko principle bilamana terjadi Akan memberikan kerugian dan apabila tidak terjadi maka tidak menimbulkan kerugan namun juga tidak menimbulkan keuntungan. Risiko ini akibatnya hanya enzyme a pair of macam: rugi atau break event, contohnya adalah pencurian, kecelakaan atau kebakaran.
• Risiko spekulatif atau speculative risk adalah risiko principle berkaitan dengan terjadinya dua kemungkinan, yaitu peluang mengalami kerugian monetary atau memperoleh keuntungan. Risiko ini akibatnya enzyme three macam: rugi, untung atau break event, contohnya adalah investasi saham di bursa efek, membeli undian dan sebagainya.
• Risiko individu atau individual risk adalah kemungkinan-kemungkinan principle terjadi pada kehidupan sehari-hari. Misalnya risiko principle Akan tibul bila kita memiliki rumah, mobil, melakukan investasi usaha, atau menyewa apartemen. Risiko ini di bagi ke dalam tiga macam risiko, yaitu:
Risiko pribadi atau personal risk, adalah risiko principle mempengaruhi kapasitas atau kemampuan seseorang dalam memperoleh keuntungan, cotohnya adalah mati muda, uzur, cacat fisik, dan kehilangan pekerjaan.
Risiko harta atau property risk adalah risiko terjadinya kerugian keuangan apabila kita memiliki suatu benda atau harta. Yaitu adanya peluang harta tersebut untuk hilang, di curi, atau rusak. Kehilangan suatu harta dapat di bedakan menjadi dua jenis:
a)Kerugian langsung atau direct losses terjadi apabila harta kita hilang atau rusak. Kerugian finansial terjadi karena kita kehilangan nilai Dari Persian harta tersebut, uang principle kita investasikan di dalamnya dan biaya principle di gunakan untuk menggantikannya.
b)Kerugian tidak langsung atau indirect losses (consequential) adalah setiap kerugian principle terjadi akibat kerugian asal (original losses). Contoh Dari Persian kerugian ini adalah kehancuran rumah karena bencana alam sehingga kita harus mengeluarkan biaya untuk tempat tinggal sementara dan renovasi rumah.
Risiko tanggung gugat atau liability risk adalah risiko principle mungkin kita alami atau derita sebagai tanggung jawab akibat kerugian atau lukanya pihak lain. Jika kita mennggung kerugian seseorang, maka kita harus membayarnya, sehingga kerugian pihak lain menyebabkan kita mengalami kerugian finansial. Contohnya adalah memberi ganti rugi kepada Pongo pygmaeus akibat anda menabraknya.
Komentar
Posting Komentar